TAGS: agroteknologiAroteknologi UTMFP UTMpkm mahasiswa agroteknologi

Mahasiswa Prodi Agroekoteknologi Semester 7 atas nama Yuli Kurrotul Binti Aini menjadi satu-satunya mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang lolos pendanaan beserta masiswa dari berbagai kampus top lainnya di Indonesia. Mahasiswa bimbingan dosen prodi Agroekoteknologi, Fahmi Arief Rahman, S.P., M.Si, lolos pendanaan riset IRN (Indofood Riset Nugraha) dengan judul proposal “Cloud Computing Platform Sebagai Teknologi Transformasi Untuk Analisis Kesehatan Tanaman Jagung (Zea Mays)”. 

Riset ini mengangkat teknologi Big data berbasis komputasi awan (cloud computing platform) yang diterapkan dibidang pertanian. Selama ini kendala budidaya salah satunya adalah pemantauan kesehatan secara cepat, efektif dan efesien. Teknologi ini digunakan sebagai inovasi, menjawab kendala dan pemantauan manual yang kurang efesien dan membutuhkan waktu yang lama. 

Pemantauan kesehatan tanaman dengan Big data berbasis komputasi awan menggunakan algoritma Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) memanfaatkan citra satelit. Algoritma ini memperhitungkan besaran nilai kehijauan vegetasi yang diperoleh dari pengolahan sinyal digital data nilai kecerahan (brightness) beberapa band data sensor satelit dari citra satelit, yaitu band merah dengan band Near Infra-Red (NIR).