
Pengumuman di tanggal 16 Juni 2023, Agroekoteknologi UTM merupakan prodi yang paling banyak (se UTM) yang mahasiswanya lolos pendanaan Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Sebanyak 5 proposal lolos pendanaan yang digawangi oleh mahasiswa Agroekoteknologi dan dibimbing oleh 3 dosen atas nama Choirul Umam S.TP., M.T (3 proposal), Moh. Syafi’i S.P., M.Si (1 proposal), dan Dr. Mustika Tripatmasari, S.P., M.Si (1 proposal).
Proposal PKM yang didanai fokus pada basis potensi lokal madura, seperti penerapan teknologi presisi & teknologi hijau di bidang pertanian lahan kering, pengelolaan sampah plastik yang ada di pesisir laut sehingga berdaya guna berbasis robobrik, dan pemanfaatan sari air laut sebagai bahan scrub.
Tidak hanya PKM, mahasiswa Agroekoteknologi UTM juga lolos pendanaan PKK Ormawa melalui Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi (HIMAGROTEK) dengan judul Optimalisasi Budidaya Cabai di Lahan Kering melalui Smart Farming di Desa Dakiring, Socah, Bangkalan Guna Mendukung Kemandirian Pangan.
Tidak hanya himpunan, mahasiswa Prodi Agroekoteknologi yang aktif di UKM juga lolos pendanaan PKK Ormawa dengan kegiatan smart farming pengelolaan kotoran sapi menjadi pupuk organik berbasis IoT.
Dan satu lagi tim mahaiswa prodi Agroekoteknologi lolos pendanaan P2MW yang dibimbing oleh Saiful Khoiri S.P., M.Si. Besar harapan prodi setelah memperoleh pendanaan adalah lolos PIMNAS. Dan semoga ditahun berikutnya lebih banyak lagi tim yang digawangi oleh mahasiswa prodi Agroekoteknologi UTM lolos pendanaan dan PIMNAS
